Selasa, 21 April 2009

Modifikasi Motor untuk Pemula Desember 29, 2006

Posted by ilham in Modifikasi.
trackback

Banyak di antara kita yang suka modifikasi motor (modif), namun banyak pula yang tidak. Rata-rata yang mengaku suka malah menjadikan hobi. Bahkan banyak pula yang akhirnya jadi maniak modif. Sebaliknya, yang tidak senang modif menganggap modif berbahaya dan menimbulkan biaya lebih (boros).

Nyatanya, hampir-hampir semua motor sudah mengalami modifikasi sedikit atau banyak. Mungkin orang tidak menyadari telah melakukan modif karena tampilan motor masih standar. Padahal sejumlah item telah mengalami perubahan. Ganti busi yang lebih kuat, ganti stang yang lebih nyaman, ganti model lampu yang lebih cakep dan terang adalah modif sederhana.

Karena itu, yang penting dari modifikasi adalah tujuan dan fungsinya. Tujuan modifikasi yang baik adalah meningkatkan kinerja dan tampilan motor sehingga lebih aman, nyaman, cepat, dan gaya.

Lebih aman karena modifikasi yang baik akan menggunakan alat yang biasanya after market atau limbah copotan motor import yang kualitasnya lebih baik. Lebih cepat karena dengan modifikasi, baik kapasitas mesin bisa dimaksimalkan, atau kemampuan pengendalian (handling) lebih dioptimalkan. Nah, terutama ini: lebih gaya. Dengan modif, tampilan standar ga lagi culun. Perpaduan berbagai asesori maupun piranti body, ajrutan, cat, dsb, bisa membuat motor benar-benar menarik: lebih macho atau manis, tergantung selera.

modif-1-tiger-fitra-abar.jpgTentu saja modif butuh biaya. Tapi seperti slogan lama “there is something money can’t buy”. Kepuasan adalah segalanya….

So, kata kuncinya adalah modif ringan, sedang, berat, dan ekstrem. Tinggal pilih sesuai selera dan kantong.

Siapa yang tidak kepincut dengan motor modif ala MV Agusta F4+Yamaha R1 di edisi ini? Jika Anda tertarik modif, mulailah sekarang. Tapi awas, sekali mencoba takkan berakhir sampai motor dijual.

Silahkan mencoba!

Contoh modifikasi edisi ini:
Model: MV Agusta F4+Yamaha R1
Aliran: Sport
Motor: Tiger 2000
Sok depan: Up-side down eks Cagiva Mito
Swingarm: Honda CBR400
Disk depan: Yamaha TZR125
Pelek dpn: Yamaha TZR125, 2,75-17
Pelek blkg: Yamaha TZR125, 3,50-17
Ban: Battlax, 100/80-17, 130/70-17
Footstep: Kawasaki Ninja
Knalpot: Karbon
Properti: Abrar Fitra

YAMAHA JUPITER MX “FIGHTER” LOW RIDER

yamaha-mx-fighter-low-rider1 YAMAHA JUPITER MX FIGHTER LOW RIDER
ketimbang nunggu tak berujung YMKI bakal ngeluarin Jupiter MX terbarunya, MX lama diutak-atik lagi aaah… ini desain virtualnya yang bisa jadi penambah inspirasi buat yang demen aliran low rider.memadukan dua aliran sekaligus. kalo sekarang gaya fighter banyak dipakai motor laki di daerah Purwokerto dan sekitarnya, kini dipakai ke bebek MX. bentuk Jupi MX yang sporty bagus banget dibikin jok pendek seperti yang dipakai di motor sport cah Purwokerto. buat kaki-kakinya sedikit extreme. model low rider gaya moge luar. molor dan berban gambot abisss..iih ngeri bayangin larinya..kikikik..maklum cocok buat yang demen ngontes ajah!

Jupiter MX Modifikas


Mau gaya dengan Jupiter MX anda ? Yamaha telah memberikan inspirasi pada anda pecinta fashion pada roda dua. Mau gaya balap atau futuristik semuanya ada. Inspirasi ini khusus disajikan kepada anda semua para pecinta Yamaha. Silahkan jadi inspirasi anda untuk membuat Jupiter MX anda beda dari yang lain.

FACTORY RACER


Citra total motor balap pabrikan. Bernuansa grafis strobe , simbol tradisi dunia balap Jepang. Memiliki knalpot ganda dan rem cakram kaliper yang mempunyai struktur sama seperti YZF R1. Menggunakan jok desain khusus untuk memperkuat citra motor balap.

MIDNIGHT RACER


Lahir dari imajinasi drag race malam hari. Menggunakan elemen yang sama dengan factory racer dan memiliki aspek yang lebih ekstrem. Menampilkan kesan nuansa kilatan bara api yang menyala-nyala di kegelapan malam.

FUTURISTIC FASHION


Memiliki Aksen Futuristik dan aspek penuh gaya. Warna dasar putih, dan elemen warna kuning, memperkuat aksen desain secara menyeluruh. Desain ini memiliki garis-garis grafis geometris yang melahirkan atmosfir futuristik.

MIDNIGHT DANCER


Cocok untuk penjelajahan di tengah malam. Memiliki aksen gaya, logo yang memancar, serta grafis yang bisa berubah-ubah warna bagaikan berdansa. Mengusung teknologi MP3 yang dilengkapi 2 speaker menyajikan musik-musik dinamis.

METALLIZER


Beraksen metal, menampilkan citra futuristik. Menggunakan beberapa elemen warna hitam dan desain aerodinamis. Cowling bernuansa perak dan warna hijau muda pada beberapa elemen memperkuat aksen futuristik.

Problem² Standard di FU kit

Problem yang pernah gw temuin selama naik motor FU dan solusinya menurut gw pribadi smoga dapat membantu.

1. Motor baru biasanya nembak2 suara knalpot pada saat lepas gas.

Solusinya : Biasanya ganti Pilot Jet yang lebih besar ukuran kisaran 17,5 bisa pakai punya shogun atau 22 bisa pakai Kitaco walau ukurannya bukan sebenarnya. Konsumsi bensin pasti agak2 sedikit nyedot degh. Atau bisa juga dari faktor baut knalpot yg di blok kendor atau bocor.

2. Suara mesin cek..cek..cek..(yah kira2 begitu deh suaranya) pada saat dingin dan setelah mesin panas suaranya hilang. Itu tanda dari baut penonjok tensioner haus atau pernya lemah.

Solusinya : Ganti baru dengan harga yg cukup mahal 100rb lebih, atau bisa diakali dengan beli punya Suzuki smash kira2 50rb trus tambah daging ke tukang bubut. dipasang lg hasilnya setelah 2 thn gak ada masalah sampai karang.

3. Suara rantai dan gir klotok - klotok.

Solusinya : Itu tanda stelan rantai terlalu keras, so.. tinggal distel ulang jangan terlalu kendor jangan terlalu keras yang sedang2 saja dirasa pake jari ketegangan rantainya.

4. Pasang karbu Keihin PE 28mm ( Karbu SP)

Solusinya : Ganti kabel gasdan disesuaikan panjangnya bisa juga pakai originalnya tapi harus dipotong dan di solder ujungnya agar pas. Jangan pakai spuyer aslinya ganti disesuaikan dengan kondisi motor, semisal bisa pakai pj/mj 17,5/120 atau 17,5/115 (kondisi standar). Herannya malah jauh lebih hemat bensinnya, logikanya kita buka gas sedikit saja sudah ngacir. Trus diusahakan untuk mencopot kran bensin vakum ganti dengan kran bensin manual bisa pakai punya kitaco atau merk lainnya, untuk mencegah kalau2 sampe banjir bisa langsung ditutup aliran bensinnya dan bisa mempercepat aliran bensin ke karbu.

5. Suara gledek - gledek di sekitar bagian ban depan

Solusinya : Itu tanda - tanda bahwa laher roda depan sudah minta diganti atau komstir sudah minta jajan. Cara deteksi bisa dengan jalan perlahan, motor posisinya tidak bisa diam kayak orang mabok jalannya (agak kekiri dan kekanan)

6. Meningkatkan Performa, step - stepnya :

  • Ganti Pilot Jet dan Main Jet (kalo bisa original karena ukurannya pas), kalo mau murah merian coba beli spuyer mobil kijang lama harga kisaran 3rb - 5rb
  • Ganti Karburator bisa SP PE28(Recomended), PE26 Punya Ninja, RX-King (Recomended), Keihin PWM28 Vacuum kalo gak salah, Keihin PWK28 dll, tergantung minat dan kantong :)
  • Ganti knalpot berikut silincernya, bisa pake model freeflow seperti Endurance, Yoshimura Titan, DBS, NMF - Keterangan stainless(recomended for circuit use) atau carbon(recomended for street only)
  • Ganti CDI non limiter bisa pakai Lek Step 1 kisaran 1jt, Lek Step 2 kisaran 1,7jt, Shindengen kisaran 800rb, Shindengen E8 kisaran 1,8jt, Mr. Ya kisaran 4jt, BRT (Biasa, Hyperband, Dualband, Click) kisaran 650 - 900rb, XP kisaran 700rb, Rextor kisaran 800rb
  • Ganti Koil racing bisa pakai Blue Thunder I kisaran 125rb atau Blue Thunder II kisaran 200rb-an, Nology Hotwire kisaran 1,5jt, YZ 250 kisaran 750rb
  • Porting Polish Headnya biaya kisaran 100rb per-1 lobang (Perkiraan)
  • Paking head ke blok yang besi di copot 2 karena dia ada 3 lapis bisa meningkatkan akselerasi dan kompresi naik (tidak usah takut mentok soalnya pernah coba J )
  • Tutup lobang katalis dgn membuat paking dr besi atau besi babet sesuai dengan bentuknya.Dan lobang di bawahnya ditutup dengan baut topi ukuran 8 dengan drat 10. atau bisa di tap dan disumpel baut 10
  • Ganti gir depan dan belakang sesuai dengan setingan motor
  • Ganti ban kecil depan belakang (not recomended) , resiko kalo hujan daya cengkram ban ke aspal sedikit, dan kalo belok kecepatan tinggi resiko traksi hilang dari aspal. (Recomended) ban ukuran dpn 80/90/17, blkng 90/90/17, cari soft compound. Kalau mau lebih gagah belakang ganti 110/80/17 depan 90/80/17 (Motor agak lebih berat larinya)
  • Lampu kurang terang bisa ganti dengan bohlam Halogen apa saja atau bisa pakai Philips 35/35/12w, atau mungkin bisa pake HID khusus motor (dapat beresiko merusak reflektor / mika lampu untuk jangka panjang)
  • Klakson kurang kencang bisa ganti yg stereo(double) dengan ditambahkan relay mobil, harga bisa bervariatif
  • Piston bore up bisa pakai scorpio dengan crankcase di bubut juga, FXR atau bisa pakai piston Suzuki Swift, Yang pasti cc naik dan akselerasi tambah yahud. Biaya dr 900rb - ?? tergantung minat. Resiko semakin besar cc dibawa hariannya makin tidak enak gak bisa pelan, karena stroke naik dari standarnya
  • Camshaft dibubut sesuai dengan settingan yang diinginkan
  • Ganti per kopling merk bermacam - macam Ispiro, R9, TDR, Motor Honda Sonic 125, dll
  • Ganti per Klep (Not Recomended) karena banyak yg kejadian patah dan membuat klep bengkok atau bisa patah, makan biaya lagi tuh
  • Naikkan derajat pengapian(Not Recomended) resiko Klep menghajar Piston
  • Suara Rem blakang serasa membawa tikus di ban nyit nyit nyit, tanda kanvas rem kotor, buka dan bersihkan dan diamplas sedikit atau stelan rantai kiri dan kanan di arm tidak pas, coba untuk menyetel ulang stelan rantainya
  • Bensin pakai pertamax plus, bisa menambah performa dan menghemat karena pembakaran lumayan sempurna. Atau pakai pertamax, diusahakan jangan sering mengganti2 bahan bakar karena menyebabkan kerak di ruang pembakaran
  • Oli pakai yang semi sintetic yang khusus buat 4 stroke (4 Tak) jangan yang terlalu encer seperti 5w/50 walau di manual booknya bisa maksimal sampai kenceran segitu. Minimal 10w/40.
  • Rajin - rajinlah melumasi kabel gas dan kopling terutama, untuk membersihkannya bisa menggunakan minyak tanah, bensin, STP Carb atau WD40 dimasukkan dr ujung yang satu sambil dikocok - kocok kabelnya, ini untuk membersihkan kotoran lama sampai cairan yg keluar tidak hitam lagi, baru di semprot dengan pelumas bisa seperti WD40, cairan Teflon/Silicon, Minyak Singer, Atau Oli mesin
  • Rajin membersihkan Karburator menggunakan bensin jangan pakai deterjen J. Kalo gak mau susah-susah buka karburator bisa dengan menyemprotkan cairan pembersih karburator seperti STP Carb, Carb Jet dari lobang isap karbunya, dengan kondisi motor menyala dan rpm ditahan kisaran 4rb - 5rb sambil dibleyer. Nanti pasti knalpot akan mengeluarkan asap putih atau hitam bleyer terus saja sampai asapnya hilang atau tipis. Diusahakan jangan sampai cairan tersebut bersisa di dalam ruang bakar.
  • Bisa mencampur bahan bakar dengan Octan Booster, bisa berupa cairan atau pil untuk meningkatkan oktan bensin dengan takaran yang tepat tentunya sesuai dengan petunjuk

7. Sesekali dapat memasukkan cairan fuel treatment untuk membersihkan tangki bensin dari campuran air (apabila memang ada air), dan kuras karburator bisa dengan membuka karburator atau denga n mengendorkan baut paling bawah di karburator menggunakan obeng minus

8. Aki tekor apabila tegangannya sudah dibawah 12,3 volt, harus dicharge ulang. Aki kering harus menggunakan alat charge untuk aki kering tidak bisa menggunakan charge untuk aki basah

Sementara ini dulu yang bisa gw tulis sesuai pengalaman dan logika gw, jadi kalo kira2 ada kesalahan maap2 ajah yah hehehe… nanti kalo ada pengalaman baru or ide ditambahin lg deh.

spesifikasi FU15

Our Bike Dimensions :
Width X Length X Height : 652 x 1,940 x 941 mm
Weight : 106 kg

Engine :
Type : TWINCAM 4-VALVE, 4-STROKE
Piston Displacement : 147.3 cc.
Bore x Stroke : 62.0 x 48.8 mm
Cooling System : AIR-COOLED

Carburetor : MIKUNI BS 26-187
Compression Ratio : 10.2 : 1
Maximum Horse Power : 16.0hp at 9,500 RPM

Transmission :
Clutch : Hydraulic with Multi Layer
Gearshift System : 6 Speed Constant Mesh (1 down-5 up)

Chassis :
Suspension - Front : Telescopic Shock Up
Suspension - Rear : Swing Arm vwith Mono Shock Up

Tire Size - Front : 70/90 - 17 - 38S
Tire Size - Rear : 80/90 - 17 - 44S
Brake - Front - Rear : Disk Brake

Capacities :
Fuel Type : UNLEADED GASOLINE 91 OCATANE UP
Fuel Tank Size : 4.9 Litre

Honda Beat

After releasing a new type of sport bike named Honda CS1 (City Sport) about 2 monts ago, Honda plan to release a new type of automatic bike. The name of this newest automatic variant which sold in Indonesia is Honda Beat. It seems not so different compared to the former type, Vario. There still many characteristic features of Vario which sill implemented with this new type, such Side Stand Switch and Parking Brake Lock. In Thailand, this variant named with Icon.

ImageShack

Physically, the appearance is almost the same with Honda Icon. It also used 108 CC 4 stroke engine with CVT transmision. The available colours choice are Fusion Blue, Hip Hip Orange, Pop Pink, Hard Rock Black, Techno White, and Electro Red.

MAIN FEATURE OF HONDA BEAT

ImageShack

HONDA BEAT SPECIVICATION

ImageShack

spekifikasi new tiger

Spesification

Panjang x Lebar x Tinggi: 2.029 x 747 x 1.093 mm
Jarak Sumbu Roda: 1.327 mm
Jarak Terendah ke Tanah: 155 mm
Berat Kosong: 137 kg
Tipe Rangka: Pola Berlian [diamond steel]
Tipe Suspensi Depan: Teleskopik
Tipe Suspensi Belakang type CW: Lengan ayun pegas ganda dengan tabung oil
Tipe Suspensi Belakang type Spoke: Lengan ayun pegas ganda
Ukuran Ban Depan: 2,75 - 18 42P
Ukuran Ban Belakang: 100/90 - 18M/C - 56P
Rem Depan: Cakram hidrolik, dengan piston ganda
Rem Belakang type CW: Cakram hidrolik, dengan piston tunggal
Rem Belakang type CW: Tromol
Kapasitas Tangki Bahan Bakar: 13,2 Liter
Tipe Mesin: 4 Langkah, OHC, pendinginan udara
Diameter X Langkah: 63,5 x 62,2 mm
Volume Silinder: 196,9 cc
Perbandingan Kompresi 9,0 : 1
Daya Maksimum: 16,7 PS / 8.500 RPM
Torsi Maksimum: 1,60 kgf.m / 7.000 RPM
Kapasitas Pelumas: 1,0 liter pada penggantian periodik
Kopling: Manual, Multiplate Wet Clutch
Gigi Transmisi : 6 kecepatan
Pola Pengoperasian Gigi: 1-N-2-3-4-5-6
Starter: Elektrik starter dan kick starter
Aki: 12 V - 7 Ah
Busi: ND x 24 EP - U9 / NGK DP8 EA-9
Sistem Pengapian: AC-CDI, Magneto

perbedaannya dikit banget, liat torsi dan daya maksimum malah nilainya turun dibanding generasi sebelumnya
tapi secara fisik, tigerevo skarang lebih bongsor, lebih tinggi, dan jarak sumbu rodanya lebih panjang dikit

hehe... jadi inget twister, mirip yak

Minggu, 19 April 2009

Honda Blade,… bakalan membungkam Vega dan Jupiter Z …??? Desember 4, 2008

Posted by triatmono in Honda, Otomotif.
trackback
Well… sebagaimanadiartikel sebelumnya,.. gue bilang bahwa langkah Honda untuk ‘mematikan’ engine 100cc dan menghidupkan engine 110cc…adalah tepat… !!! Lebih lanjut disegment bawah ini… cuma ada 1 varian yaitu Blade CW dan tidak menutup kemungkinan Blade SW dimasa datang…!!! Terlebih lagi pricing strategy yang diterapkan adalah sebesar Rp. 13.5 jeti (untuk blade CW)… jelas lebih kompetitif dibandingkan Yamaha Jupiter Z ataupun Jupiter Z CW sekalipun… !!! Kembali gue… ngeliat.. Honda makin smart aza memainkan strategi… disini gue ngeliat Yamaha kurang cepet memainkan strategi sebagai counter attack strategi Honda… !!! :DKok kurang cepet… ??? Yaagh liat saza… banyak varian yang ditawarkan oleh Yamaha … dari Vega s/d Jupiter Z CW … !!! belum lagi.. jika diliat dari sisi harga.. beberapa mulai terlihat… lebih tinggi daripada kompetitornya Honda… !!! Philip Kotler, sang begawan Marketing, bilang… ada pepatah kuno Russia… terkait dengan bagaimana membanderol suatu harga pada suatuproduct… pepatah nya kira-kira gene… “Ono 2 (loro) wong goblook nang pasar…. siji meminta terlalu sedikit… seng siji terlalu banyak”…!!! So.. artinya… sedapat mungkin jangan terlalu overprice… ataupun underprice… kalau kata musik dangdut… yang sedang-sedang sazaaa…. !!! Naagh.. product Honda Blade ini lebih fresh… ngebanderol nya pun cukup kompetitif… dan mulai terlihat bahwa sejak dipimpin oleh Nakhoda yang baru… banyak sekali jurus-jurus Honda yang mulai berubah… !!! Sang begawan marketing…. bilang juga bahwa “Banderol harga yang tinggi…akan selalu menciptakan pasar bagi seorang pesaing”… so gampangane… kalau harga tinggi.. pasti ono kompetitor yang masuk… !!! Dan ini terjadi di Yamaha Jupiter Z … !!! So.. apa yang kudu dilakukan oleh Yamaha… ??? Yaagh kudu ngeliat lagi … review seluruh strategi… dan susun strategi yang baru… baru attack lagi… !!! Kalau nggak yaagh siap-siap aza.. kelibazz di segment bebek… !!! :D

Tidak Hilang Identitas
2008-12-15 09:40:18

541blade-gt-1.jpgBarcon alias barang contoh modifikasi, sepertinya sudah jadi menu utama setiap pabrikan ketika melaunching motor baru. Seperti yang juga dilakukan PT Astra Honda Motor (AHM) yang pada Kamis, 4 Desember lalu memperkenalkan Honda Blade 110R.

Tentunya tetap ada batasan yang kudu dijaga. Apalagi ini merupakan persembahan pabrikan. Setidaknya konsumen yang mau beli Blade 110R punya gambaran jelas kalau mau beli dan untuk kemudian dimodifikasi.

“Jiwa modifikasi mestinya tidak menghilangkan identitas produk. Kurang tepat ketika seseorang memodifikasi motor tapi tidak tahu kendaraan apa yang menjadi basicnya,” tandas Reza Godman selaku supervisi Blade 110R modif ini.

Jelas memang konsep yang diusung PT AHM terhadap Blade 110R ini. Headlamp dan front543blade-gt-12.jpg winker, F Shield, sasis masih tetap mempertahankan aslinya.“Ubahan terjadi di sektor kaki-kaki depan dan belakang,” ramah Reza lagi.

Karenanya, ketika seseorang melihat tampilan motor berkapasitas 110 cc yang sudah kena sentuhan modif ini, secara mantap pasti bakal bilang kalau ini Blade 110R.

Buat yang pengin puas melototin Honda Blade Advanced ini, silakan aja berkunjung langsung ke stand Honda di Jakarta Motorcycle Show 2008. Event dua tahunan itu berlangsung hingga 14 Desember 2008 mendatang.

KAKI-KAKI MOGE

542blade-gt-10.jpgMenurut Reza, ubahan pada kaki-kaki dilakukan untuk mendapatkan kesan moge. Seperti halnya pakar modifikator, Reza juga bilang kalau bagian paling eye catching dalam sebuah modifikasi memang ada di bagain itu.

Pemilihan komponen yang mau dipasang, diupayan masih berasal dari Honda juga. “Menggunakan varian moge Honda. Proses desainnya, terlebih dahulu disket. Tentunya supaya hasil yang didapat tetap proporsional,” jelasnya.

Penggunaan dua buah cakram depan untuk menambah kesan sporty ala moge sport Honda. Sekali lagi ia mengatakan, ubahan di sektor kaki-kaki ini tidak akan menghilangkan imej Blade. 544blade-gt-13.jpg

BUNTUT PEDROSA

Dunia balap jadi inspirasi dunia modifikasi. Salah satu yang paling banyak diaplikasi yakni bagian belakang. Bokong motor balap di ajang MotoGP memang seksi abies. Bokong Honda RC212V besutan Dani Pedrosa jadi contohnya.

“Memang pada bagian ini sedikit mengubah bentuk. Karena mengikuti ubahan bagian suspensi belakang yang monosok dan lengan ayun lebar,” papar Reza.

APLIKATIF DI HARIAN

Satu hal lagi yang diwanti oleh Reza. Modifikasi itu mestinya bisa digunakan untuk kendaraan harian. Salah kaprah kalau memodifikasi tapi hanya untuk tampilan semata.

Kodratnya motor untuk dikendarai. “Jadi salah kaprah kalau mengubah tampilan motor oke tapi tidak bisa diajak jalan,” paparnya.

MOTOR Plus sudah mengusung itu jauh hari! Namanya MEFRIK (Modern, Estetika, Fungsional, Rasional, Inovasi dan Kreasi).

DATA MODIFIKASI


Ban depan : Dunlop 120/60-17
Ban belakang : Dunlop 150/60-17
Pelek belakang : Asahi 4.50-17
Pelek depan : Asahi 3.50-17
Lengan ayun : Honda CBR 600 custom
Sok depan : aftermarket
Mufler : Honda CBR 1000 Custom
Monosok : YSS

Sabtu, 18 April 2009

spekifikasi jupi-z


Product Name:JUPITER Z CW
Product Type:Moped
Product Price:Rp. 14,035,000
Harga On The Road untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya.

MESIN

Tipe Mesin

2P2, 4 Langkah, SOHC, 2 Klep (Berpendingin Udara)

Diameter x Langkah

51.0 x 54.0 mm

Volume Silinder

110,3 CC

Perbandingan Kompresi

9.3 : 1

Power Max

8,8 HP pada putaran 8000 rpm

Torsi Max

0,92 kgf.M) pada putaran 5000 rpm

Sistem pelumasan

Pelumasan Basah

Kapasitas Oli Mesin

Penggantian Berkala 800cc


Penggantian Total 1000cc




Karburator

Mikuni VM 17 x 1, Setelan Pilot Screw 1-3,8 putaran keluar

Putaran Langsam mesin

1.500 rpm

Saringan Udara Mesin

Tipe kering

Sistem Starter

Motor Starter dan Starter Engkol

Tipe Transmisi

Tipe ROTARY 4 Kecepatan (N-1-2-3-4-N)

CHASIS

Tipe Rangka

Pipa "Under-bone"

Suspensi Depan

Telescopic

Suspensi Belakang

Lengan Ayun

Rem Depan

Cakram Tunggal 220 mm

Rem Belakang

Tromol dengan Bahan "Non Asbestos" O 130mm

Ban Depan

70/90 - 17,38P (dengan ban dalam)

Ban Belakang

80/90 - 17,44P (dengan ban dalam)

Ukuran Rantai

428

KELISTRIKAN

Lampu Depan

12 Volt, 32 W / 32 W (2 bh)

Lampu Sein Depan

12 Volt, 10 W x 2 buah

Lampu Sein Belakang

12 Volt, 10 W x 2 buah

Lampu Rem

12 Volt, 5 W / 21 W x 1 buah

Battery

GM5Z - 3B / YB 5L-B 12 Volt 5,0 Ah

Busi / Spark Plug

NGK C6-HSA / DENSO U 20 FS-U

Sistem Pengapian

DC CDI



DIMENSI

Panjang x Lebar x Tinggi

1.910 mm x 680 mm x 1.045 mm

Tinggi Tempat Duduk

760 mm

Jarak Sumbu Roda

1.230 mm

Jarak Terendah ke Tanah

140 mm

Kapasitas Tangki Bahan Bakar

4,2 Liter



Berat Kosong

99 kg

Karena usaha yang terus � menerus untuk membuat sepeda motor YAMAHA yang lebih baik, data � data diatas dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.


Mengganti system pengapian Dc(default) dengan system pengapian AC seperti pada vega(dari magneto dan spull CDI dan bermain
knocken as.

Kohar gak boros:
1. papas kop silender
2. Papas blok silender
3. porting intake
4. reamer karbu
5. karbu standar main jet 115 pilot 25
6. cdi racing tanpa koil racing + mau ditambahin ini juga boleh
7. OS 50 (piston standar) segini aja lari 120 km/jam merem
8. Sprocket 14/33 (ngejar top speed) or 15/37 (ngejar akselerasi)
9. kem racing/papas
10.Per klep ganti punya crypton/vega-ori jepang
11. plat kopling racing nah kalau dah gini mah bisa dapet 140km/jam (dg gear 14/33) silahkan
coba..bahan bakar masih bisa premium kalau mau optimal cukup pertamax konsumsi sekitar 1:30 pemakaian normal


bro.. klu bro tiap harinya dijalan sering2 kena macet ato trek nya pendek2 paling enak gear
blkg naik 1 ato 2 karna akselerasinya cepat tetapi top speed nya gak optimal, tapi... klu tiap
hari nya jalannya lurus2 tanpa hambatan n trek nya panjang2 paling enak gear blkg turun 1 ato 2 mata.. akselerasinya agak lambat tetapi top speed nya meningkat.. silahkan pilih deh..

Jupiter Z standar gearnya 15/36 maka ketemu hasil rationya 36:14=2,40 maka kalau mau beratin dan
entengin rationya gal boleh lebih dari 0,1 Beratin harus ketemu di 2,3 yang pas adalah 14/33 = 2,3 atau
kalau mau ngentengin harus ketemu ratio=2,5 jadi yang paling cocok 15/37 = 2,466 kalau lebih dari 0.1 mau itu beratin atau ngentengin yang ada motor ente malah boyo begitchu loh!

Aplikasi korek mesin bukan hanya berujung pada penggunaan motor di lintasan balap a.k.a Circuit, juga ga harus bikin motor wajib ngandang di bengkel mulu karena emang udah ga bisa dipake harian, dan terus menerus di riset untuk perkembangan dan maintenance. Yang satu ini korek mesin untuk Jupiter Z dipake ngampus oleh sang empunya

Korek harian bisa saja dibatasi oleh rasio kompresi dan bahan-bakar yang akan dipakai, karena pilihan di pompa bensin cuma ada premium untuk kompresi 9 : 1 hingga pertamax plus yang kuat menahan kompresi 11:1, tapi untuk part lain bebas dan tidak ada aturan mau seberapa ekstreme hehehehee…

Seperti yamaha jupiter z yang satu ini, modif pertama yang disasar adalah meningkatkan kapasitas mesin dari 110cc menjadi 129cc yang ditempuh dengan cara menebus piston Kawasaki Kaze oversize 1.75. Agar masih dapat digunakan sehari-hari maka liner bawaan pabrik pun dilengserkan dan diganti dengan boring milik Kawasaki Kaze, hanya saja panjangnya perlu disesuaikan dengan milik Jupiter Z.
Kelar menata rasio kompresi, maka selanjutnya menyasar pada diameter porting intake yang reamer sebesar 22mm agar mampu diajak berlari penuh tenaga di putaran mesin 10,000 RPM. Noken As pun tak luput menjadi sasaran modifikasi, dijadikanlah noken as racing jupiter z dengan durasi ditentukan 282 derajat dengan lift 8.1mm untuk intake dan 7.9mm untuk exhaust.

Knalpot menebus punya bang Asep Hendro dari AHRS Factory tipe lama, CDI cukup mengandalkan CDI Digital Varro. Sebagai pengunci ubahan modifikasi dipilihlah karburator KOSO 28mm untuk mendampingi keseharian kuliah. Kalau diselah, duh bunyinya bikin ribut satu kampung huekkehheueukeek…

Sebagai pendukung penampilan cover body dilengserkan dan diganti labur warna pink -kesannya Gay banget ya hehehehheh sorry bro no offense- katanya biar keliatan centil motornya tapi begitu di gas Garang! Yaaahhh… mirip si Susy yang imut dan centil tapi kalo lagi marah bisa jadi Susilo! Huakakakakakak
Pokoknya tetap sehat tetap semangat biar bisa Gas Polll…!!!

Spesifikasi teknis : Porting inlet 22 mm , porting exhaust 20mm, Piston Kawasaki Kaze, Klep inlet dan exhaust Honda Legenda, Camshaft Vega papasan, Rocker arm Vega Lama, Pir Klep Suzuki Shogun, knalpot AHRS dimodif ulang, kampas kopling Honda Grand, pir kopling Yamaha RX-King.






desainna di buat untuk yg ska ma motor racing tp elegant brow
Reaksi Kimia di Balik Kotak Aki
Widodo Suryaningrat (Fisika UPI)

ACCU(mulator) atau sering disebut aki, adalah salah satu komponen utama dalam kendaraan bermotor, baik mobil atau motor, semua memerlukan aki untuk dapat menghidupkan mesin mobil (mencatu arus pada dinamo stater kendaraan). Aki mampu mengubah tenaga kimia menjadi tenaga listrik. Di pasaran saat ini sangat beragam jumlah dan jenis aki yang dapat ditemui.

Aki untuk mobil biasanya mempunyai tegangan sebesar 12 Volt, sedangkan untuk motor ada tiga jenis yaitu, dengan tegangan 12 Volt, 9 volt dan ada juga yang bertegangan 6 Volt. Selain itu juga dapat ditemukan pula aki yang khusus untuk menyalakan tape atau radio dengan tegangan juga yang dapat diatur dengan rentang 3, 6, 9, dan 12 Volt. Tentu saja aki jenis ini dapat dimuati kembali (recharge) apabila muatannya telah berkurang atau habis.

Dikenal dua jenis elemen yang merupakan sumber arus searah (DC) dari proses kimiawi, yaitu elemen primer dan elemen sekunder. Elemen primer terdiri dan elemen basah dan elemen kering. Reaksi kimia pada elemen primer yang menyebabkan elektron mengalir dari elektroda negatif (katoda) ke elektroda positif (anoda) tidak dapat dibalik arahnya. Maka jika muatannya habis, maka elemen primer tidak dapat dimuati kembali dan memerlukan penggantian bahan pereaksinya (elemen kering). Sehingga dilihat dari sisi ekonomis elemen primer dapat dikatakan cukup boros. Contoh elemen primer adalah batu baterai (dry cells).

Allesandro Volta, seorang ilmuwan fisika mengetahui, gaya gerak listrik (ggl) dapat dibangkitkan dua logam yang berbeda dan dipisahkan larutan elektrolit. Volta mendapatkan pasangan logam tembaga (Cu) dan seng (Zn) dapat membangkitkan ggl yang lebih besar dibandingkan pasangan logam lainnya (kelak disebut elemen Volta).

Hal ini menjadi prinsip dasar bagi pembuatan dan penggunaan elemen sekunder. Elemen sekunder harus diberi muatan terlebih dahulu sebelum digunakan, yaitu dengan cara mengalirkan arus listrik melaluinya (secara umum dikenal dengan istilah 'disetrum'). Akan tetapi, tidak seperti elemen primer, elemen sekunder dapat dimuati kembali berulang kali.

Elemen sekunder ini lebih dikenal dengan aki. Dalam sebuah aki berlangsung proses elektrokimia yang reversibel (bolak-balik) dengan efisiensi yang tinggi. Yang dimaksud dengan proses elektrokimia reversibel yaitu di dalam aki saat dipakai berlangsung proses pengubahan kimia menjadi tenaga listrik (discharging). Sedangkan saat diisi atau dimuati, terjadi proses tenaga listrik menjadi tenaga kimia (charging).

Jenis aki yang umum digunakan adalah accumulator timbal. Secara fisik aki ini terdiri dari dua kumpulan pelat yang yang dimasukkan pada larutan asam sulfat encer (H2S04). Larutan elektrolit itu ditempatkan pada wadah atau bejana aki yang terbuat dari bahan ebonit atau gelas. Kedua belah pelat terbuat dari timbal (Pb), dan ketika pertama kali dimuati maka akan terbentuk lapisan timbal dioksida (Pb02) pada pelat positif.

Letak pelat positif dan negatif sangat berdekatan tetapi dibuat untuk tidak saling menyentuh dengan adanya lapisan pemisah yang berfungsi sebagai isolator (bahan penyekat). Proses kimia yang terjadi pada aki dapat dibagi menjadi dua bagian penting, yaitu selama digunakan dan dimuati kembali atau 'disetrum'.

Reaksi kimia

Pada saat aki digunakan, tiap molekul asam sulfat (H2S04) pecah menjadi dua ion hidrogen yang bermuatan positif (2H+) dan ion sulfat yang bermuatan negatif (S04-). Tiap ion S04 yang berada dekat lempeng Pb akan bersatu dengan satu atom timbal murni (Pb) menjadi timbal sulfat (PbS04) sambil melepaskan dua elektron. Sedang sepasang ion hidrogen tadi akan ditarik lempeng timbal dioksida (PbO2), mengambil dua elektron dan bersatu dengan satu atom oksigen membentuk molekul air (H2O).

Dari proses ini terjadi pengambilan elektron dari timbal dioksida (sehingga menjadi positif) dan memberikan elektron itu pada timbal murni (sehingga menjadi negatif), yang mengakibatkan adanya beda potensial listrik di antara dua kutub tersebut. Proses tersebut terjadi secara simultan, reaksi secara kimia dinyatakan sebagai berikut :

Pb02 + Pb + 2H2S04 -----> 2PbS04 + 2H20

Di atas ditunjukkan terbentuknya timbal sulfat selama penggunaan (discharging). Keadaan ini akan mengurangi reaktivitas dari cairan elektrolit karena asamnya menjadi lemah (encer), sehingga tahanan antara kutub sangat lemah untuk pemakaian praktis.

Sementara proses kimia selama pengisian aki (charging) terjadi setelah aki melemah (tidak dapat memasok arus listrik pada saat kendaraan hendak dihidupkan). Kondisi aki dapat dikembalikan pada keadaan semula dengan memberikan arus listrik yang arahnya berlawanan dengan arus yang terjadi saat discharging. Pada proses ini, tiap molekul air terurai dan tiap pasang ion hidrogen yang dekat dengan lempeng negatif bersatu dengan ion S04 pada lempeng negatif membentuk molekul asam sulfat. Sedangkan ion oksigen yang bebas bersatu dengan tiap atom Pb pada lempeng positif membentuk Pb02. Reaksi kimia yang terjadi adalah :

2PbS04 + 2H20 ----> PbO2 + Pb + 2H2S02

Aki kendaraan

Besar ggl yang dihasilkan satu sel aki adalah 2 Volt. Sebuah aki mobil terdiri dari enam buah aki yang disusun secara seri, sehingga ggl totalnya adalah 12 Volt. Accu mencatu arus untuk menyalakan mesin (motor dan mobil dengan menghidupkan dinamo stater) dan komponen listrik lain dalam mobil. Pada saat mobil berjalan aki dimuati (diisi) kembali sebuah dinamo (disebut dinamo jalan) yang dijalankan dari putaran mesin mobil atau motor.

Pada aki kendaraan bermotor arus yang terdapat di dalamnya dinamakan dengan kapasitas aki yang disebut Ampere-Hour/AH (Ampere-jam). Contohnya untuk aki dengan kapasitas arus 45 AH, maka aki tersebut dapat mencatu arus 45 Ampere selama 1 jam atau 1 Ampere selama 45 jam.

Penulis sempat melakukan penelitian untuk mengetahui karakteristik aki dan hasilnya telah diseminarkan beberapa waktu yang lalu. Penelitian tersebut dilakukan baik saat aki sedang di discharging maupun saat charging. Metodenya adalah dengan mengukur tegangan jepit (Volt) antara kedua kutub dari aki yang dibandingkan per satuan waktu (30 menit). Penelitian tersebut dilakukan untuk aki 12 Volt, 9 Volt dan 6 Volt (meliputi aki mobil dan motor).

Pengamatan ini dilakukan selama kurang lebih lima sampai enam jam untuk tiap jenis aki, dan hasilnya antara tegangan jepit diplot terhadap perubahan waktu. Ternyata aki yang kutubnya terbuat dari timbal dan timbal peroksida dan dicelupkan dalam cairan asam sulfat (yang banyak dipakai) cukup baik hasilnya dalam mempertahankan beda potensial. Karena itu kedua kutub aki timbal dan timbal peroksida mampu mempertahankan perbedaan potensial antara kedua kutub secara stabil, sekalipun arus yang melalui rangkaian cukup besar.

Menghemat aki

Bila mana aki yang setelah kurang lebih satu tahun kita pakai mulai rewel alias 'zwak', ada beberapa tips yang dapat dicoba untuk lebih memperlama umur aki, mengingat harganya cukup mahal.

  1. Sebelum 'disetrum' ulang, buang seluruh cairan asam sulfat yang tersisa dalam aki. Lalu dibilas dengan air murni sebanyak empat kali, dan isi dengan cairan accu zuur. Setelah itu dapat 'disetrum'. Pada pemakaian normal, aki dapat bertahan selama satu sampai tiga bulan.
  2. Atau dapat juga setelah mobil atau motor diparkir, lepaskan salah satu kabel pada kutub positif aki, sehingga pada aki tak ada arus yang benar-benar mengalir. Dan sebaiknya jangan menyalakan perlengkapan yang memerlukan arus (radio atau tape) saat mobil sedang tidak dijalankan.
  3. Dan sebelum terjadi dua hal di atas, perawatan dan pengecekan terhadap tinggi permukaan air aki harus diperhatikan. Dan selain itu juga massa jenis air aki juga harus diukur dengan hidrometer secara berkala.

Bila ternyata ketiga cara di atas tidak maksimal, mungkin sudah saatnya kita perlu membeli aki baru. Kita juga harus ingat, semua barang memiliki umur ekonomis, artinya setelah jangka waktu tertentu digunakan, barang tersebut secara perlahan-lahan akan berkurang kemampuannya dan rusak.

Sumber : Pikiran Rakyat (26 Agustus 2004)


modifikasi yamaha vega 2004 dan jupiter z

Februari 2, 2008 rizkisaputra

Banyak sekali persamaan antara Yamaha Vega dan Jupiter ini. Enggak percaya? Mari buktikan. Pertama sama-sama terobsesi Yamaha Jupiter MX 135LC. Untuk alasan itu kedua orang ini rela melakukan rombakan total. Toni si pemilik Vega dan Nur Chabib si empunya Jupiter-Z merogoh kocek tidak sedikit dan waktu modifikasi yang cukup lama.

Pada Yamaha Vega, Toni melakukan pembuatan swing-arm sendiri. Maklum doi memang juragan bengkel SKM di Purwodadi. Arm dari pipa kotak dengan ketebalan 3 mm. “Proses lumayan sulit saat menggabungkan monosok Satria dan arm ini,” cerita Toni. KLIK - Detail

Penggabungan harus dibuatkan dudukan menggunakan pelat setebal 6 mm. “Kemudian dilas di rangka motor,” kata Toni yang namanya singkat sekali memang. Untuk rangka ini sendiri dibuat 7 cm lebih panjang dibanding standar.

Sedang Jupiter-Z punya Nur Chabib pakai monosok asli Jupiter MX. “Cuma ganti arm pakai punya Kawasaki Ninja RR, sepertinya lebih kokoh,” kata Chabib memang mimpi punya motor kekar.

KLIK - DetailPersamaan kedua terletak pada pemilihan cover bodi. Meski ada sedikit modifikasi tapi mereka sama-sama ingin terlihat seperti MX. “Bagian sulit hanya pada saat penggabungan dengan jok. Agak sulit, karena itu buat jok sendiri,” kata warga Jambon Pulo Kulon, Purwodadi ini.

Toni tidak mau bodi MX itu standar. Maka dilakukan penggantian lampu utama dengan lampu Nouvo-Z. “Mata jadi beda,” bangganya. KLIK - Detail

Sementara itu pada motor Chabib dilakukan proses krom. Selain jadi makin harmonis, doi juga merasa perlu melakukan penggantian sok depan dengan milik Nouvo-Z. Karena terlihat lebih pendek makanya suka. Untuk krom, dibawa ke Semarang karena belum ada yang bisa melakukannya di Demak.

Nah, persamaan ketiga pada pemilihan pelek dan ban. Mereka menggunakan merek sama. Untuk pelek pakai Sprint dan ban FDR. Padahal mereka ini sama sekali tidak saling kenal. Keduanya sepakat bahwa desain pelek ini sangat pas sama bodi motor baru.

Persamaan terakhir ada pada para pemilik. Baik Toni maupun Chabib saat ini sama-sama berumur 22 tahun dan sama-sama lajang. Jangan-jangan calon istri impian mereka pun memiliki kemiripan. Betul-betul persamaan yang aneh.

DATA MODIFIKASI JUPITER-Z
Pelek Sprint
Ban depan/belakang FDR 90-80/17
Sok Belakang Jupiter MX
Sok Depan Nouvo Z
Swing Arm Kawasaki Ninja RR
Knalpot Yamaha Scorpio
DATA SPESIFIKASI VEGA
Ban FDR 90-80/17
Pelek Sprint
Sok belakang Suzuki Satria
Swing Arm Custom
Bak Kopling X1
Knalpot Custom